Perkembangan IoT (Internet of Things)

Haii Smader…
Dengan adanya internet sangat membantu individu ataupun oraganisasi, dalam beberapa dekade kehadiran internet sangat merevolusikan dunia kerja yang tinggi. Pada saat ini sedang banyak diperbincangkannya Internet of Things. Apakah smader sudah tahu apa itu IoT (Internet of Things) ? ada beberapa kalangan tertentu masih asing dengan istilah IoT (Internet of Things), walaupun pada masa sekarang ini banyak nya orang membicarakan mengenai IoT.
IoT (Internet of Things) adalah teknologi yang dapat menghubungkan jaringan internet dengan benda – benda yang ada di sekeliling kita, yang mana benda – benda tersebut bisa saling berinteraksi dan terhubung sehingga terbentuklah suatu sistem yang terhubung di internet.
Berikut ini ialah beberapa contoh dari IoT :

1. Dengan Kimono Cerdas Dapat Memonitor Bayi
Kimono ini sangat membantu para ibu untuk menjaga bayi nya, karna dengan kimono ini dapat memonitor napas bayi, mampu melacak suhu kulit bayi secara nyata dengan sebuah aplikasi khusus yang ada di ponsel smader, keaktifan tidur, dan posisi fisik bayi. Kimono ini di rancang seperti baju bayi pada umumnya. Hiasan yang ada pada baju bayi lah yang membedakannya, hiasan itu berbentuk kura – kura yang mampu mengirim data ke receiver berwujud seperti bunga teratai, dapat mengirimkan informasi ke ponsel smader. Selain itu juga, pada baju bayi tersebut terdapat mikrofon yang menjadi aksesoris, agar memudahkan smader mendengar suara yang ada di sekitar bayi smader tersebut.

2. Sepeda Pintar Yang Dapat Merekomendasikan Rute
Alat pintar yang satu ini berbeda dengan sepeda pada umumnya, yang biasa kita gunakan. Sepeda ini telah di beri nama Valour yang di lengkapi dengan GPS atau general positioning system. Dengan sepeda pintar ini dapat meminimalkan ketika terjadinya kecelakaan atau tabrakan, karna Sepeda pintar dapat mendeteksi alat transportasi yang ada pada blindspot pengendara. Sepeda ini juga dapat di hubungkan dengan perangkat IoT yang bisa menjadi peluang besar. Yang mana, sepeda ini bisa menyimpan data-data perjalanan smader. Harga yang di jual mulai dari US$ 1.249 (sekitar Rp17,2 juta) dapat menyarankan perjalanan yang lebih nyaman untuk di tempuh.

3. Menyiram Tanaman Dengan Otomatis
Penyiram tanaman ini di beri nama OpenSprinkler. OpenSprinkler ini berbeda dengan alat penyiram tanaman yang biasa di gunakan di rumahan. Sistem OpenSprinkler ini jauh lebih canggih dari penyiram tanaman biasanya, yang mampu mendeteksi kelembapan pada tanah dan mampu menyiram tanaman sesuai waktu yang smader inginkan. Alat ini terhubung dengan via internet dan Wi-Fi.

4. Colokan Listrik Pintar
Colokan Listrik Pintar atau biasa disebut dengan smart plugs merupakan colokan yang bisa menjadi perantara antara peralatan yang ada di rumah contohnya lampu atau oven dengan colokan biasa, yang di sambungkan dengan Wi-Fi. Colokan pintar dapat melakukan beberapa hal seperti, mampu menghemat energi yang selama ini menekan biaya smader, dapat memonitor daya yang sedang di pakai, yang berguna untuk mematikan dan menyalakan sambungan pada listrik lewat sebuah aplikasi yang ada pada ponsel dari mana pun smader berada, asalkan tersambung dengan internet. Harga untuk membeli colokan pintar ini tidak lah murah, di jual sekitar 50 dolar AS.

5. Sistem Peringatan Bencana
Untuk smader yang biasanya sering meninggalkan rumah dan cemas saat berpergian, tidak usah khawatir lagi. Karna sudah ada alat peringat bencana yaitu Ninja Sphere. Ninja Sphere mempunyai kemampuan seperti, dapat mengambil data yang sudah di sensor yang berada pada jaringan rumah misalnya suhu yang di luar dan dalam suatu ruangan. Ketika tiba-tiba terjadi lonjakan suhu, smader bisa melihatnya dari via aplikasi ponsel smader dan alat ini juga akan mengirimkan notifikasinya. Sehingga ketika smader sedang berada di luar rumah, smader dapat menghubungi tetangga untuk melakukan pengecekan. Ninja Sphere ini harus terhubung ke internet atau jaringan Wi-Fi. Ninja Sphere ini juga terhubung dengan berbagai macam sensor seperti lampu pintar, sensor gerakan dan yang lain nya. Di jual dengan harga US$ 250 dolar AS atau sekitar Rp 3,5 juta.

Nah, demikian lah postingan saya hari ini tentang IoT (Internet of Things). Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly powered by WordPress | Theme: Baskerville 2 by Anders Noren.

Up ↑